Pasar Monopoli

Suatu industri dikatakan berstruktur monopoli (monopoly) bila hanya ada satu produsen atau penjual (single firm) tanpa pesaing langsung atau tidak langsung, baik nyata maupun potensial. Output yang dihasilkan tidak mempunyai subtitusi terdekat (no close subtitute). Perusahaan tidak memiliki pesaing karena adanya hambatan (barriers to entry) bagi perusahaan lain untuk memasuki industri yang bersangkutan. Dilihat dari penyebabnya, hambatan masuk dikelompokan menjadi hambatan teknis (technical barriers to entry) dan hambatan legalitas (legal barrier to entry).

A. Hambatan Teknis (Technical Barriers To Entry)

Ketidakmampuan bersaing secara teknis menyebabkan perusahaan lain sulit bersaing dengan perusahaan yang sudah ada (existing firm). Keunggulan secara teknis ini disebabkan oleh beberapa hal:

  1. Perusahaan memiliki kemampuan dan atau pengetahuan khusus (special knowledge) yang memungkinkan berproduksi secara efisien;
  2. Tingginya tingkat efisiensi memungkinkan perusahaan monopolis mempunyai kurva biaya yang menurun. Makin besar skala produksi, biaya marjinal makin menurun, sehingga biaya produksi per unit makin rendah.
  3. Perusahaan memiliki kemampuan kontrol sumber faktor produksi, baik berupa sumber daya alam, sumber daya manusia, maupun lokasi produksi.

B. Hambatan Legalitas (Legal Barriers To Entry)

  1. Undang-undang dan Hak Khusus; Tidak semua perusahaan mempunyai daya monopoli karena kemampuan teknis. Dalam kehidupan kita sehari-hari kita menemukan perusahaan-perusahaan yang tidak efisien tetapi memiliki daya monopoli. Hal itu dimungkinkan karena secara hukum mereka diberi hak monopoli (legal monopoly). Di Indonesia, badan-badan usaha milik negara (BUMN) banyak yang memiliki daya monopoli karena undang-undang. Berdasarkan undang-undang tersebut, mereka memiliki hak khusus (special francise) untuk mengelola industri tertentu.
  2. Hak Paten (Patent Right) atau Hak Cipta (Copy Right)

Karakteristik Pasar Monopoli

  1. Pasar monopoli adalah industri satu perusahaan
  2. Tidak memiliki barang substitusi yang mirip
  3. Tidak terdapat kemungkinan untuk masuk ke dalam pasar
  4. Dapat menguasai penentuan harga
  5. Promosi kurang diperlukan
2019-09-02T14:14:32+00:00